Tongkol jagung adalah limbah pertanian yang sangat umum. Mendaur ulang dan mengolah tongkol jagung menjadi briket biomassa dengan nilai kalor yang lebih tinggi tidak hanya dapat menghemat banyak sumber daya alam tetapi juga menciptakan keuntungan ekonomi yang besar. Untuk membuat briket tongkol jagung, diperlukan mesin ekstruder briket biomassa.
Mengapa tongkol jagung dapat diolah menjadi briket biomassa?
Tongkol jagung, seperti limbah pertanian dan kehutanan lainnya, adalah sumber daya biomassa yang dapat didaur ulang, seperti serbuk gergaji, jerami tanaman (jerami jagung, jerami kedelai, jerami sorgum, jerami kapas, jerami lobak, jerami kacang tanah, jerami bunga matahari), sekam padi, dan rumput. Rumput, ranting semak, bambu potongan, sisa kayu, ampas tebu, dll.

Ciri umum dari bahan baku biomassa ini adalah mengandung sejumlah lignin dan serat kayu sehingga dapat digunakan untuk memproses briket biomassa dengan mesin ekstruder briket.
Bagaimana cara membuat briket tongkol jagung?
Bahan baku untuk membuat briket tongkol jagung harus berupa tongkol jagung kering. Kita perlu menggunakan mesin penghancur untuk menghancurkan tongkol jagung menjadi serbuk gergaji. Ukuran serbuk gergaji ini kurang dari 5 mm. Kemudian, kita perlu menggunakan pengering serbuk gergaji untuk mengeringkan serbuk gergaji tongkol jagung hingga kadar airnya kurang dari 10%. Terakhir, kita perlu menggunakan mesin ekstruder briket serbuk gergaji untuk mengekstrusi serbuk gergaji kering menjadi briket biomassa.







